Ngabuburit Ala #sedekahnasibungkusSMG

Dear blogger.....

Masih kuat puasanya? Sudah bolong berapa hari? Yeee kayak anak kecil saja ya ada bolong-bolongnya, anak kecil sekarang saja pada full-full puasanya, masak kita kalah sih dengan mereka.....:D
Esensi ibadah pada bulan Ramadhan tidak hanya puasa saja, banyak ibadah-ibadah lain yang pahalanya berlipat ganda dibanding bulan-bulan yang lain. Jadi lebih baik jangan memikirkan puasanya saja, ibadah yang lain juga perlu ditingkatkan *menyemangati diri sendiri.

Pada kesempatan bulan Ramadhan kali ini saya membantu team #SedekahnasibungkusSMG melakukan kegiatan berbagi dengan sesama sambil ngabuburit tentunya atau menunggu saat berbuka puasa. Kalau hari biasa, biasanya dilakukan tiap Jumat pagi dengan berbagi nasi bungkus kepada kaum dhuafa di jalan-jalan sekitar kota Semarang. Untuk bulan Ramadhan kali ini sedikit berbeda.


Minggu pertama puasa, masih kosong kegiatan, istirahat dulu. Baru minggu kedua kami memulai kegiatan berbagi lagi, tetapi tidak hari Jumat pagi, kami melaksanakannya pada Sabtu sore. Ngabuburit Sabtu sore kemarin tanggal 20 Juli adalah kegiatan pertama kami. Kami tidak membagikan nasi bungkus seperti biasanya, karena kami menganggap sudah banyak yang membagikan nasi bungkus di jalan-jalan. Lagi pula kami takut salah sasaran karena banyak dhuafa dadakan/musiman yang ada di jalanan. 

Dhuafa dadakan/musiman? Yup betul, setiap tahun kota Semarang di banjiri oleh pengemis musiman yang datang dari luar kota, mereka mengemis dengan menunjukkan cacat tubuh yang dimilikinya dengan upaya agar orang mempunyai belas kasihan kepada mereka. (Sumber : Suaramerdeka.com).

Belajar dari situ kami tidak ingin salah sasaran. Terus apa yang kami lakukan? Kami tetap mengadakan kegiatan berbagi, tetapi kami tidak melakukannya di jalanan. Untuk kegiatan pertama kemarin, kami menyalurkan paket takjil untuk berbuka puasa dan kami salurkan ke masjid. Dengan harapan bahwa masjid terutama masjid di pinggir jalan adalah tempat untuk para pemakai jalan beristirahat ketika terdengar suara adzan maghrib berkumandang dan kalau tidak membawa bekal, ketika mereka mampir ke masjid tersebut telah tersedia takjil untuk berbuka puasa.

Alhamdulillah walau tidak banyak, hanya 65 paket takjil kemarin kami salurkan ke Masjid Miftahul Huda, Jl. Diponegoro (Siranda) dan Baittul Jannah, Karangbendo.

Serah terima dengan Panitia Kegiatan Bulan Ramadhan di Masjid Miftahul Huda
(Foto pernah dimuat di sini)




Serah terima dengan Takmir Masjid Baittul Jannah Karangbendo(Foto telah dimuat di sini)

Terima kasih dari Takmir dan Panitia Hari Besar Islam Masjid Miftahul Huda dan Baittul Jannah untuk #sedekahnasibungkusSMG #SemarangBerbagi.

Tak lupa saya mewakili #SedekahnasibungkusSMG #SemarangBerbagi melalui tulisan ini mengucapkan banyak terima kasih kepada donatur yang telah banyak membantu kegiatan kami hingga hari ini. Mohon doa kami tetap istiqomah dalam menjalankan amanah teman-teman dan semoga amal baik teman-teman donatur mendapat balasan yang lebih dari Tuhan YME, aamiin.   

Bagi yang belum tahu kegiatan berbagi dari #sedekahnasibungkusSMG bisa intip melalui facebook Sedekahnasibungkus atau melalui akun pribadi saya Inung Nie juga bisa melalui twitter Sedekah_Smg. Kami memiliki jaringan di Surabaya dengan koordinator mbak Didi Cahya dengan hastag di twitter #sedekahnasibungkus dan di Malang mas Adji yang hastagnya #sedekahnasibungkusMLG. Sebenarnya kami juga hadir di Kalimantan dengan koordinator mbak Susan. Kami juga membuka kesempatan kepada teman-teman blogger yang ingin menjadi relawan.

Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi saudara-saudara yang membutuhkan, aamiin.


Semarang, 23 Juli 2013
warm regards,

Inung 

Komentar

  1. nice Nung, tetap istiqomah ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin...aamiin.
      Thank you so much say....*hugs&kisses*

      Hapus
  2. Selamat ya mbaa semoga menjadi amal barokah ,slm kenal deh mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin...aamiin...
      Terima kasih mbak Christanty, salam kenal juga....*hugs*

      Hapus
  3. aksi mulia yang harus dilestarikan, mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih mbak damae..... Mohon doa ya mbak, tetap istiqomah dan amanah, aamiin.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Matur Sembah Nuwun Gusti

Berburu Sunrise Di Lereng Gunung Ungaran

Kofinary Espresso Bar, Tidak Sekedar Ngopi