Berburu Tengkleng Solo




Sabtu sore selepas jalan-jalan ponsel saya berbunyi tanda SMS masuk. Ehhh ternayata dari teman saya, teman sekantor dulu…
“Say…apakabar? Ketemuan yukss…tapi di Solo. Aku  lagi pingin makan tengkleng ni…”
Tengkleng...? Hehehe...saya kurang begitu suka dengan masakan ini...karena biasanya banyak jeroan juga kulit kambing dibandingkan dagingnya. Makanan khas Solo ini sejenis gulai kambing tetapi kuahnya lebih encer.
Saya balik bertanya, “Solo…?”
“ Iya Solo…ayolah…sesekali main ke Solo, besok hari Minggu ya…kita ketemuan di Solo Grand Mall, jam 10 ya say….ntar aku berangkat dari Semarang pagi”
“Iya deh”
“Okay, aku tunggu besok…”
Dan saya masih bengong dengan jawaban saya tadi. Bengong, karena belum pernah ke Solo dan kalau saya jawab tidak bias nanti mengecewakan teman saya. Setelah lama berpikir…saya mantapkan untuk pergi menemui teman saya, masak sih dia sudah dibela-belain ke Solo saya tidak datang.
Minggu pagi dengan menumpang kereta dari Jogja jam 8.30 pagi saya berangkat. Yang saya bayangkan awal naik kereta dari Jogja ini adalah seperti KRL di Jkt yang penuh penumpang, pengamen & penjual, atau seperti KRD dari Semarang-Cepu yang berdesak desakan...ternyata tidak. Keretanya bersih, tidak ada asap rokok, tidak ada pengamen, hanya ada satu penjual minuman & tidak berdesak desakan. Lumayanlah.
09.30 saya turun di stasiun Purwosari Solo, stasiun kecil yang tidak begitu bagus, masih bagus stasiun Poncol Semarang.
Dari stasiun Purwosari saya naik becak menuju sebuah mall di kota Solo. Di mall inilah saya akan bertemu dengan teman saya. Tak lama menunggu di mall tersebut, saya bertemu dengan temen saya, kami jalan-jalan keliling mall tersebut sambil bercerita keadaan masing-masing karena memang sudah lama kami tidak bertemu. Di mall kami hanya sebentar, dengan menumpang taxi menuju toko roti terkenal di Solo untuk beli oleh2, dilanjut menuju pasar Klewer.  Tujuan kami adalah makan Tengkleng di depan gerbang masuk pasar Klewer yang kata orang-orang enak dan kata teman sayapun enak…karena dia sudah beberapa kali makan ditempat itu.
Yah tapi kami harus kecewa karena sudah habisss...dan warungnya sudah mulai dibereskan. Ya mau bagaimana lagi..., jauh2 ingin merasakan tengkleng asli Solo malah sudah tidak kebagian.
Kemudian seorang sopir taksi mendekati kami, dan bersedia mengantarkan ke warung tengkleng yang tidak kalah enak dengan yang di dekat pasar. Kami pun menyetujui, dengan diantar oleh sopir taksi kami menuju tengkleng yang kata pak sopir taksi ini lebih enak dari yang di pasar...kurang lebih 2 km dari pasar....
Sudah jam 3 lebih kita sampai di tengkleng yang dimaksud pak sopir. Sesekali makan yang berkolesterol tinggi.... Tempatnya di pojokan jalan, namanya Warung Tengkleng bu Watik, rame juga pengunjungnya. Akhirnya kita bisa menikmati tengkleng...mak nyuss.

                                         Tengkleng Solo...


Sudah cukup puasss....(yang sebenarnya belum puas...masih banyak tempat di Solo yang belum dikunjungi...next time deh...). Dengan menumpang taksi lagi saya menuju stasiun...kami berpisah di stasiun, teman saya menuju pool travel untuk kembali ke kotanya. Nice to meet you, walau sebentar tapi bikin hati senang....kapan bisa ketemu lagi ya...kami cuman bisa berdoa aja semoga bisa bertemu kembali.

Komentar

  1. seger ya kayaknya, sayang sekali daku tak doyan daging embek hehehee....

    BalasHapus
  2. sueger say....aku juga tadinya nggak suka ma tengkleng ....setelah ngerasain yg di Solo ini jadi doyan hehehe....tp aku milih sing daging2, jeroan, kulit tak hindari...hiiiii...

    Sop kaki kambing luwih enak say....:D

    BalasHapus
  3. Tengkleng itu semacam soto iga mba yah?

    Baru tahu saya :))

    Salam #lapermelandaku

    BalasHapus
  4. Update baru lagi jeng,..become a blogger

    BalasHapus
  5. Okay Diah....Insya Allah kalo pas sempat nulis tak nulis2 lagi...
    Thank you Diah Purwa sudah menorehkan jejak di sini....*peluks* *cium*

    BalasHapus
  6. Aq juga suka, yang dekat pasar itu kan? Di sana emang lariiiis :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. mbak Esti....iya tuh yang di dekat pasar klewer emang enak dan laris manis, saya saja kehabisan....:D

      Hapus
  7. baru tau tentang tengkleng solo ini ;)

    salam kenal ya mb..yuuk ikutan giveawayku :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. @Mbak Enny Mamito : terima kasih sudah berkunjung ke blog saya.
      Dengan senang hati mbak....nanti saya jalan2 deh ke blog mbak Enny dan ikutan GA.
      Yuhuuuuu....:)

      Hapus
  8. Balasan
    1. pasti enak....bagi yang suka makan masakan kambing...hehehe....

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Matur Sembah Nuwun Gusti

Berburu Sunrise Di Lereng Gunung Ungaran

Kofinary Espresso Bar, Tidak Sekedar Ngopi